Wednesday, February 22, 2012

Bisnis Senjata di Indonesia

Bisnis Senjata di Indonesia tentu saja DILARANG! HUKUM tidak mengijinkan setiap warga negara memegang dan memperjual-belikan senjata api secara bebas. Banyak aturan yang dibuat untuk melindungi warga negara dari kejahatan akibat perdagangan senjata api. Saya rasa aturan ini baik karena banyak penyalahgunaan senjata oleh oknum petugas dan warga sipil yang cenderung merusak, kriminal dan anarkis.

Tetapi, selalu saja ada yang melanggar dan mempergunakan kesempatan dalam kesempitan. Celah hukum dmanfaatkan untuk jual beli senjata api ilegal di Indonesia. Kalau sudah begini ya siap-siap saja ditangkap dan disidangkan untuk menerima hukuman sesuai aturan dalam Undang-undang keamanan.

Manusia pada dasarnya selalu tidak puas dan cenderung melanggar aturan. Tetapi ternyata tidak semua orang berani untuk membeli senjata api secara nyata. Beberapa orang memilih bermain aman dalam kepemilikan senjata api. Mereka cukup puas bisa berkhayal seolah-olah memiliki senjata api di Indonesia.

Jika anda termasuk golongan yang kurang berani melanggar hukum, silahkan pakai tips ini untuk memuaskan keinginan anda terhadap senjata api. Silahkan dipertimbangkan secara matang sebelum mengambil keputusan yang akan merubah hidup anda selamanya. Pikirkan secara dewasa dan bertanggung jawab.

Tips memiliki senjata api secara aman adalah :


Pistol/ senjata api laras pendek disimpan di depan perut


Pistol/ senjata api laras pendek disimpan di belakang tubuh.


Anda juga bisa membawa tumpukan bom di badan anda. Bom ini dijamin aman tidak meledak di muka umum dan anda bebas dari tuduhan teroris.

Bagaimana? Apakah anda berminat memilikinya?

Image Funny Tattoo dari Google

3 comments:

  1. Ampun mas............... Artikelnya lucu tenan.......... Gambarnya juga mantep..... Ngekek saya liatnya....

    ReplyDelete
  2. WKoakowaw. Keren bro. Mimpi ane kayanya bakal terjadi nih :D




    *just info
    Ingin melihat info pariwisata bandung terlengkap?
    Klik www.bandungreview.com
    twitter @bandungreview

    ReplyDelete
  3. yang mirip asli yang no 2. bagus

    ReplyDelete

Disclaimer:

This is a personal web site. Statements on this site do not represent the views or policies of my company. Tidares is not responsible for the views and opinions of any website linked to & from this page